Thursday, April 26, 2018

Fiber Optic : Pengertian, Komponen, Jenis Dan Kinerjanya

Fiber Optic : Pengertian, Komponen, Jenis Dan Kinerjanya




Fiber Optic : Pengertian, Komponen, Jenis Dan Kinerjanya - JOKAM INFORMATIKA

Bagi sobat Jokam Informatika yang sangat suka wifi atau koneksi pastinya sudah mengenal tentang Fiber Optic bukan ? Namun diantara kalian kebanyakan tidak mengetahui betul apa itu yang dinamakan Kabel Fiber Optic. Tentunya kalian mengenal istilah ini pada telkom bukan ? Yaa, ini adalah teknologi terbaru tentang pengkabelan untuk menyalurkan arus data menjadi lebih cepat secepat kilatan cahaya. Dan ISP(Internet Service Provider) memanfaatkan teknologi ini untuk menunjang kelancaran para penggunanya.

Selain itu, anda pastinya membutuhkan koneksi yang lebih baik dari sekedar koneksi lemah. Terutama bagi anda yang bekerja dirumah atau anda seorang pengusaha yang ingin perusahaannya memiliki fasilitas wifi yang cepat, maka pastinya anda memilih jenis kabel yang bisa melakukan hal itu. Anda juga pastinya sudah tahu dahulu internet pasti sangatlah lelet dan tidak seperti sekarang yang sudah ditemukan inovasi agar internet terasa kencan, karena sekarang banyak orang atau perusahaan rela membayar lebih demi mendapatkan akses yang memuaskan pegawai dan penggunanya.

Lalu apa sajakah keunikan dari kabel ini ?

Simak artikel dibawah ini untuk mengetahuinya,

Fiber Optic - adalah kabel yang didalamnya memiliki serat kaca yang lebih tipis 1/10 dari rambut manusia, kaca tersebut berguna untuk mentransmisikan gelombang cahaya yang berisi data ke tempat tujuan. Karena data anda dapat ditumpang kepada cahaya dan diantarkan dengan cara dipantul-pantulkan pada serat kaca sampai tujuan,

Kabel Fiber Optik kan panjang banget, Apa cahaya tidak melemah ?

Jawabannya adalah "tidak" karena serat fiber dapat memantulkan cahaya tanpa melemahkan kekuatan cahaya awal.

Sehingga data dipastikan dapat sampai tujuan mencapai panjang kabel 50 Km dan bahkan apabila ditambahi repeater akan mencapai 100 Km, Sedangkan cahaya tidak meredup karena pantulan cahaya tidak jauh dari "kaca -to- kaca" dan ini menyebabkan tidak terjadi keredupan, selain itu penyebab sangat cepat adalah perantara tersebut adalah cahaya itu sendiri. Sedangkan di dunia nyata kita akan menyenter pastinya akan meredup pada jarak lebih dari 10 Meter, hal ini karena perantara tak hanya cahaya saja yakni udara, air, angin dan debu udara. Sedangkan didalam kabel tidak berlaku hal itu, semuanya sangat terasa cepat.


Komponen Fiber Optic


Ukuran kabel fiber optic sangat kecil itu agar data tidak melebar ke bagian tertentu dan sampai pada tujuan secara akurat, meski kecil namun memiliki kecepatan cahaya yang lumayan maka data yang disampaikan bisa dibilang "Semut satu ember" jadi kecil namun bertubi-tubi maka akan terasa cepatnya.
Sedangkan komponennya dari luar sampai terdalam terdiri dari :
  1. Outer Jacket
  2. Buffer/Coating
  3. Cladding
  4. Core

Keterangan :
Outer Jacket - Bahasa Indonesianya "Jaket", tapi maksud sebenarnya adalah pelindung terluar. Ini adalah bagian terluar dari kabel fiber optik, yang berfungsi sebagai pelindung utama untuk kabel fiber secara keseluruhan.
Coating/Buffer - ini adalah lapisan non-optik yang pertama, letaknya diluar cladding. Coating ini biasanya terdiri dari beberapa lapis polimer (biasanya plastik). Gunanya adalah melindungi lapisan cladding dan core yang terbuat dari serat kaca.
Cladding - adalah lapisan pertama yang berada diluar core. Cladding juga terbuat dari silikon, namun dengan komposisi bahan yang berbeda dengan core. Komponen ini berfungsi sebagai pemandu gelombang cahaya yang merefleksikan cahaya – cahaya tembus kembali kepada core. Fenomena ini disebut sebagai pemantulan internal total (total internal reflection).
Core - adalah bagian paling dalam dan inti dari kabel fiber optic yang terbuat dari silikon. Komponen ini adalah komponen yang berguna untuk mentransmisikan gelombang cahaya pada serat kaca.


Jenis Fiber Optic


Terdapat dua jenis kabel fiber optic yakni single-mode dan multi-mode. Diantara keduanya memiliki perbedaan yakni : cara dalam mentransmisikan cahaya pada core, cahaya yang digunakan dan besar diameternya.

  • Single-Mode Fiber - Single mode fiber adalah jenis fiber optik yang memiliki diameter core yang paling sempit. Besar corenya sekitar 9 mikrometer. Fiber optik dengan single-mode harus menggunakan cahaya infrared laser yang beroperasi pada panjang gelombang 1310 dan 1510 Nanometer.
Karena salurannya sangat kecil, hanya satu pancaran cahaya yang dapat lewat di dalamnya. Pancaran cahaya dapat menjangkau jarak yang sangat jauh, bisa mencapai 50 kali jarak maximum multi-mode fiber. Harganya lebih mahal, dan masa pakainya tidak lama.

  • Multi-Mode Fiber - Multi mode fiber adalah jenis fiber optik yang memiliki diameter core yang besar, jauh lebih besar dari single-mode fiber. Diameter corenya mulai dari 50 sampai 100 micrometer.
Multi-mode dapat menampung lebih dari satu pancaran cahaya. Cahaya memancar di dalam core dengan memantul pada dinding-dinding core. Sehingga fiber jenis ini memiliki tingkat atenuasi(melemah) cahaya yang lebih tinggi.


Kinerja Fiber Optic


Prinsip kinerja Fiber Optic yakni memantul dan memancar lurus, pada Single-Mode tersebut pancaran cahaya tetap lurus. Sedangkan pada Multi-Mode pancaran cahaya terus memantul sampai pada receiver. Cahaya yang datang dari sisi kurang dari 45 derajat akan dipantulkan ke kaca yang lain diseberangnya dan ini berlaku untuk Multi-Mode, sedangkan untuk single mode tersebut adalah memanfaatkan sinar infrared laser yang kecepatannya lebih cepat ketimbang cahaya biasa maka tak heran teknologi infrared dahulu mampu mengirim kepada sesama pengguna infrared dengan sekejap saja.

Data network akan dibawa oleh cahaya, Data yang sudah ditumpangkan pada kedua jenis cahaya tersebut akan sampai pada receiver atau penerima kemudian di translasikan oleh komponen "Fotodioda" yang berfungsi mengurai sinyal cahaya dan data yang berisi sinyal elektrik dan digital lalu disampaikan pada access point atau komputer untuk dibaca dan digunakan datanya oleh pengguna.


Baca juga lainnya :



Mungkin itu yang dapat saya sampaikan didalam artikel saya yang berjudulkan Fiber Optic : Pengertian, Komponen, Jenis Dan Kinerjanya.
Semoga apa yang sudah saya sampaikan dapat bermanfaat bagi anda maupun orang lain yang ingin mengetahui tentang Kabel Fiber Optik.
Sekian dan terimakasih.



Kata kunci terkait :
  • fiber optic biosensor
  • fiber optic color code
  • fiber optic diagram




PERLU DIKETAHUI


Iklan yang tampil pada halaman situs ini sepenuhnya sudah diatur oleh Pihak Google, kami hanya menyediakan tempat kosong khusus untuk iklan dari Google. Maka, apabila ada iklan yang dirasa kurang baik bagi anda sehingga tidak seharusnya ditampilkan, harap segera menginformasikan hal tersebut kepada kami dengan melalui Formulir Kontak yang ada di bagian bawah sendiri pada situs ini. Kemudian, kami akan segera menyampaikannya pada pihak Google terkait masalah tersebut.
Laporan dapat anda sertakan lampiran :
  • Nama Iklan
  • Alamat Screenshoot(Gambar) Iklan


Load Disqus Comments Hide Disqus Comments