Friday, May 18, 2018

Network Layer : Pengertian, Fungsi Dan Penggunaannya

Network Layer : Pengertian, Fungsi Dan Penggunaannya




Network Layer : Pengertian, Fungsi Dan Penggunaannya - JOKAM INFORMATIKA

Sobat Jokam Informatika tahukah tentang salah satu unsur dari OSI Layer yang terletak pada posisi kelima pada OSI yang bernama Network Layer ? berikut ini saya akan mengupas tentang pengertian beserta fungsinya pada lapisan ini. 

Berikut ini adalah penjelasannya,

Network Layer - Adalah salah satu lapisan dari OSI Layer yang memiliki peran cukup penting pada network. Lapisan network atau yang bisa kita kenal dengan istilah lapisan jaringan adalah salah satu layer yang bekerja di antara data link dan transport layer.

Lapisan ini digolongkan sebagai sistem logistik yang sangat berkaitan erat dengan proses transmisi data network, kinerja nya berguna untuk menghubungkan komputer dengan berbagai jenis jaringan di dalam network tersebut. Lapisan ini menggunakan MAC Address untuk mendefinisikan ip address maupun identitas sebuah jaringan yang dimilikinya didalam komputer. Mac address berguna agar komputer memiliki identitas sehingga mudah dikenali oleh berbagai perangkat yang terhubung dalam satu jaringan yang sama.


Fungsi Network Layer


Network layer memiliki fungsi yang unik sehingga ini membedakan lapisan ini dengan lapisan yang lain. Berikut ini adalah fungsi dari network layer :

  • Menentukan Tujuan Data
Sebuah paket atau data tentunya memiliki tujuan kemana ia kan mendarat. Nah, lapisan ini berguna untuk menentukan kemana data akan disampaikan. Tanpa adanya fungsi ini maka data tidak akan sampai pada tujuan, biasanya tujuan dari data tersebut diambil dari eksekutor dari pengguna ketika ia ingin menyampaikan data pada perangkat tertentu.

Fungsi ini dapat berjalan pada dua perangkat atau bahkan lebih.

  • Mendefinisikan Identitas
Lapisan ini dapat mendefinisikan tujuan dari paket data, mendefinisikan biasanya dilakukan dengan memberikan label alamat ip atau mac address. Data definisi biasanya dicantumkan sesuai dengan data tujuan komputer, dengan adanya hal ini maka data sudah dapat dipastikan akan sampai pada tujuan yang sudah di deklarasi kan pada label data.

Selain itu, lapisan ini juga dapat mengidentifikasikan dirinya dengan memberi alamat ataupun identitas pada diri sendiri agar komputer lain dapat mengenali dirinya. Karena perangkat lain apabila ingin mengirim pesan pada komputer pengguna maka dibutuhkan alamat yang jelas, dengan adanya lapisan ini maka berbagai komputer dapat berkomunikasi dengan baik tanpa adanya kesalahan tujuan penyampaian data.

  • Memberi Label Header Paket
Header diibaratkan seperti sebuah "Judul" pada paket data. Dengan adanya header ini, paka paket data (yang merupakan bagian atau fragmen dari sebuah data) akan memiliki header tersendiri dan tidak akan terpecah belah. Misalnya, sebuah data bernama "Z", akan dipecah ke dalam bentuk paket data, dengan masing – masing header "Z1, Z2, Z3, dll".

Dengan adanya header ini, maka setiap paket data akan memiliki header yang sama, sehingga ketika nantinya paket data akan disatukan kembali menjadi sebuah data yang utuh, paket data tersebut dapat disatukan kembali dengan mudah, dan bisa terdeteksi apabila ada paket data yang hilang ataupun mengalami kerusakan.

  • Melakukan Routing
Proses routing adalah suatu proses yang berguna untuk memberikan jalan pada sebuah alur paket data, data paketnya sudah didefinisikan identitasnya dengan menggunakan ip address, network address, broadcast maupun mac address akan diteruskan kepada penerima melalui rute tertentu ya sudah dibuat pada network layer.

Biasanya rute sudah dibuat melalui tabel routing oleh pengguna, rute khusus ini akan menghindari paket data salah tujuan atau sebagainya.


Penggunaan Network Layer


Sama seperti lapisan lainnya, lapisan ini juga digunakan pada perangkat tertentu yang mendukung kinerja dirinya. Kinerja nya memang tidak dapat dilihat oleh mata telanjang, akan tetapi pemrosesan yang dapat ia lakukan dapat membantu perangkat keras dalam menjalankan program nya atau kinerjanya. Salah satu perangkat keras komputer yang membutuhkan network layer ini adalah router.

Perangkat router berguna untuk menggabungkan dua jaringan atau lebih sehingga mereka dapat berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya dengan melalui sebuah jalan atau rute tertentu yang sudah dibuat oleh pengguna sebelumnya ada perangkat keras router, sedangkan lapisan ini berguna untuk memilih jalan mana yang akan dilewati dan jalan mana yang tidak boleh dilewati. Deklarasi tersebut sudah tertuang didalam tabel routing.

Apabila network layer menjumpai jaringan yang berbeda akan tetapi dibuatkan sebuah jalan khusus untuk nya agar dapat terhubung maka lapisan lain akan mengikuti network layer untuk berhubungan dengan jaringan lain tersebut. Dua lapisan pertama yang mengikutinya adalah sesion layer dan data link layer.


Baca juga lainnya :



Mungkin itu yang dapat saya sampaikan didalam artikel saya yang berjudulkan Network Layer : Pengertian, Fungsi Dan Penggunaannya.
Semoga apa yang sudah saya sampaikan dapat bermanfaat bagi anda maupun orang lain yang ingin mengetahui tentang Network Layer.
Sekian dan terimakasih.




PERLU DIKETAHUI


Iklan yang tampil pada halaman situs ini sepenuhnya sudah diatur oleh Pihak Google, kami hanya menyediakan tempat kosong khusus untuk iklan dari Google. Maka, apabila ada iklan yang dirasa kurang baik bagi anda sehingga tidak seharusnya ditampilkan, harap segera menginformasikan hal tersebut kepada kami dengan melalui Formulir Kontak yang ada di bagian bawah sendiri pada situs ini. Kemudian, kami akan segera menyampaikannya pada pihak Google terkait masalah tersebut.
Laporan dapat anda sertakan lampiran :
  • Nama Iklan
  • Alamat Screenshoot(Gambar) Iklan


Load Disqus Comments Hide Disqus Comments