Thursday, May 3, 2018

Power Supply : 3 Jenis Power Supply

Power Supply : 3 Jenis Power Supply




Power Supply : 3 Jenis Power Supply - JOKAM INFORMATIKA

Sobat Jokam Informatika sudah tahu sebelumnya sudah pernah saya bahas yakni Jenis Konektor Power Supply. Nah pada kesempatan ini saya akan membahas tentang Jenis Power Supply yang pernah digunakan atau dijual dipasaran, sedangkan untuk bentuk dari power supply pada umumnya adalah berbentuk kubus serta memiliki kipas pendingin dan juga berbagai banyak kabel yang gunanya untuk menyalurkan daya kepada komponen yang membutuhkan daya untuk beroperasi seperti biasanya.

Pada umumnya power supply terdapat didalam casing laptop ataupun didalam CPU(Central Processing Unit) komputer, hal ini difungsikan agar menghemat kabel konektor dan juga untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan oleh user seperti korsleting atau bocornya daya yang dapat membahayakan pengguna.

Lalu, Apa sajakah jenis dari Power Supply ?

Simak artikel dibawah ini untuk mengetahuinya,

Jenis Power Supply - Power Supply digunakan komputer untuk memberikan daya dari listrik kemudian dibagi menjadi beberapa tegangan yang berbeda-beda sesuai kebutuhan komponen yang membutuhkan, sedangkan perbedaan ini tentunya difungsikan untuk digunakannya Power Supply kepada beberapa perangkat atau Pheriperal tertentu yakni Prosessor tertentu dan motherboard tertentu. Karena apabila power supply tidak cocok dengan pheriperal tertentu biasanya komputer atau beberapa komponen tidak mau berjalan selayaknya jalan seperti biasanya.

Berikut ini merupakan Tiga Jenis-Jenis Power Supply yang digunakan pada komputer :


Jenis-Jensi Power Supply


1. Power Supply AT

Power supply ini adalah jenis power supply pertama yang di produksi AT, AT merupakan singkatan dari Advanced Technology. Jenis ini banyak dipakai oleh pengguna yang komputernya menggunakan Motherboard jenis AT. Jenis motherboard AT merupakan motherboard paling tua yang juga memiliki komponen prosessor masih lawas pula yakni pentium 3 dan 4.

Jadi power supply ini memang dikhususkan untuk perangkat Motherboard AT, sedangkan ciri-ciri dari Power Supply ini adalah :
  • Memiliki kabel power konektor yang berjumlah sebanyak 12 pin.
  • Daya yang dapat diserap dari Power Supply ini berkisar kurang lebih 250 Watt.
  • Meski komputer dalam keadaan mati, Power Supply harus dimatikan secara manual karena masih belum memiliki fitur otomatis mati setelah komputer di shut down. Biasanya anda akan dikonfirmasi ulang setelah shutdown untuk mematikan Power Supply dengan cara menyetujuinya melalui perintah.

2. Power Supply ATX

Jenis berikutnya adalah jenis Power Supply ATX, Power supply ini jelas digunakan pada Motherboard yang berjeniskan ATX. Sedangkan ATX adalah singkatan dari Advanced Technology eXtended, ATX ada setelah adanya jenis AT yang mana jenis AT dikembangkan sehingga terbentuklah jenis ATX yang dipakai untuk Motherboard dan juga jenis Power Supply.

Motherboard ATX bisanya menggunakan prosessor berjeniskan AMD, Pentium 3 dan juga Pentium 4. Namun perlu diketahui agar anda dapat membedakan jenis Power Supply ini dengan jenis AT maka ciri-cirinya adalah sebagai berikut ini :
  • Pada saat komputer mati atau shutdown maka secara otomatis Power Supply tidak akan bekerja untuk menyalurkan daya kepada komponen, sehingga hal ini tentu lebih menjaga komputer anda lebih awet.
  • Sudah mampu menyalurkan daya yang lebih besar ketimbang jenis AT.
  • Menggunakan konektor power yang pada konektornya memiliki 20 pin.

3. Puwer Supply BTX

Jenis Power Supply ini merupakan standard yang sering atau banyak digunakan PC Komputer beroperasi pada era modern ini, Tentu saja Power Supply ini digunakan untuk Motherboard BTX yang menggunakan Prosessor berjeniskan Dual core keatas bahkan sampai i7. Selain itu, Power supply ini juga mendukung untuk kinerja prosessor keluaran AMD yang setara dengan dual core keatas pula.

Jenis ini paling banyak dijual di pasaran karena hal ini untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang mana mengingat bahwasannya standard power supply yang digunakan komputer adalah jenis ini maka tak mengherankan apabila banyak penjual menyetok jenis ini. Jenis ini dapat menyerap daya listrik sesuai kebutuhan komputer, sehingga hal ini akan menyesuaikan kebutuhan. Yakni apabila jenis motherboard membutuhkan banyak daya maka daya yang diserap pun tinggi, namun apabila daya yang dibutuhkan rendah maka yang diserap pun rendah pula.

Ciri utama dari jenis Power Supply ini adalah sebagai berikut ini :
  • Memiliki dual kabel yakni kabel Power SATA yang berjumlah 15 pin dan ATA dengan jumlah 24 pin.
  • Dapat memenuhi kebutuhan daya komputer yang besar seperti komuter grafis, gaming dan kantor.
  • Power Supply sudah dapat otomatis mati ketika mesin komputer dimatikan atau shutdown.


Itulah ketiga jenis Power Supply yang biasa digunakan dari dulu hingga sekarang,
Namun sebelum anda membelinya harap pastikan jenis Motherboard komputer anda dan jenis apa yang anda butuhkan, selain itu installasi oleh orang yang ahli sangat dibutuhkan untuk menghindari hal yang tidak kita inginkan tentunya.


Baca juga lainnya :



Mungkin itu yang dapat saya sampaikan didalam artikel saya yang berjudulkan Power Supply : 3 Jenis Power Supply.
Semoga apa yang sudah saya sampaikan dapat bermanfaat bagi anda maupun orang lain yang ingin mengetahui tentang Jenis Konektor Power Supply.
Sekian dan terimakasih.




PERLU DIKETAHUI


Iklan yang tampil pada halaman situs ini sepenuhnya sudah diatur oleh Pihak Google, kami hanya menyediakan tempat kosong khusus untuk iklan dari Google. Maka, apabila ada iklan yang dirasa kurang baik bagi anda sehingga tidak seharusnya ditampilkan, harap segera menginformasikan hal tersebut kepada kami dengan melalui Formulir Kontak yang ada di bagian bawah sendiri pada situs ini. Kemudian, kami akan segera menyampaikannya pada pihak Google terkait masalah tersebut.
Laporan dapat anda sertakan lampiran :
  • Nama Iklan
  • Alamat Screenshoot(Gambar) Iklan


Load Disqus Comments Hide Disqus Comments